Bupati Akmal Gandeng Atsiri Bangkitkan Tradisi Nilam di Abdya

Bupati Aceh Barat Daya, Akmal Ibrahim, berencana untuk menjalin kerja sama dengan Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala. Kerja sama ini akan mendongkrak perekonomian masyarakat lewat budidaya nilam.


“Bupati Akmal menyampaikan masyarakat Aceh Barat Daya mempunyai tradisi nilam sejak lama bahkan nilai menjadi budaya dalam masyarakat,” kata Syaifullah Muhammad kepada rmolaceh.id, Jumat, 16 Oktober 2020.

ARC, kata Syaifullah, akan mendukung masyarakat untuk menanam nilam dengan kualitas baik. Sehingga tanaman itu akan menghasilkan minyak berkualitas. ARC juga akan membantu masyarakat mengembangkan produk minyak pala untuk dibuat menjadi balsem berkualitas tinggi.

Syaifullah mengatakan bahwa ARC menyanggupi tantangan tersebut. Dengan produk turunan Atsiri, seperti nilam, pala, dan serai wangi, ARC akan melakukan transfer teknologi kepada masyarakat Aceh Barat Daya.

Dalam kesempatan itu, kata Syaifullah, Bupati Akmal juga menyerukan agar masyarakat Abdya untuk kembali menanam nilai karena harga minyak nilam saat ini relatif baik. Apalagi saat ini pasar terbuka lebar karena Aceh bekerja sama dengan perusahaan di Francis.

“Kami sangat senang jika ada pimpinan daerah yang ingin bekerja sama. Dengan begitu, kami dapat membantu menggerakkan perekonomian masyarakat. Terutama di tengah-tengah pandemi Covid-19,” kata Syaifullah.