Petugas Gelar Razia Masker di Kawasan Ulee Lheue

Camat Meuraxa, Ardiansyah, berharap masyarakat tidak lalai dalam melaksanakan protokol kesehatan. Dengan demikian, upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 dapat lebih maksimal.


“Tanpa kedisiplinan diri, kita akan terus mendulang korban penyebaran covid-19,” kata Ardiansyah, Senin, 12 Oktober 2020.

Sebagai langkah pendisiplinan, kata Ardiansyah, aparatur di Kecamatan Meuraxa menggelar razin masker rutin, terutama sejak pemberlakuan Peraturan Wali Kota Banda Aceh Nomor 51 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Banda Aceh.

Kawasan Meuraxa, kata Ardiansyah, sangat berpotensi menjadi tempat penyebaran karena jumlah kunjungan orang ke daerah itu. Terutama di Gampong Ulee Lheue, terutama pada akhir pekan.

Ardiasnyah mengatakan jumlah pelanggar protokol kesehatan di wilayahnya terus menurun sejak rutin dilakukan razia masker. Setidaknya selama September, sebanyak 185 orang terjaring dalam razia yang dilakukan pihak Muspika Kecamatan Meuraxa.

“Ada penurunan sebesar 40 persen, terakhir kemarin hanya ada 20-an saja yang terjaring dari awalnya mencapai 40 orang sekali razia,” lanjutnya. Pelanggar dikenakan sanksi sosial dan administrasi.

Pelanggar bisa memilih sanksi, seperti sanksi sosial berupa menyapu jalan dan membersihkan fasilitas publik dan taman. Atau memilih membayar Rp 50 ribu. Uang yang terkumpul, kata dia, akan diserahkan ke kas daerah.