Didampingi Mualem, Nova Temui Menpora dan Ketua Umum KONI Pusat

Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, bertemu dengan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman. Didampingi Ketua Koni Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, Nova membicarakan hasil pertemuannya dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali.

"Saya laporkan kesiapan Aceh menjadi tuan rumah PON 2024 bersama Sumut. Pak Menteri merespons positif. Saya juga sampaikan akan bersilaturahmi dengan Ketua KONI pusat," kata Nova dalam keterangan tertulis, Kamis, 8 Oktober 2020.

Dalam pertemuan itu, Nova juga didampingi Ketua Harian KONI Aceh Kamaruddin Abu Bakar, Sekretaris KONI Aceh M Nasir, perwakilan Dispora Aceh Teuku Bustaman serta Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh Almuniza Kamal.

Kepada Marciano, Nova menjelaskan berbagai persiapan Aceh menyambut PON 2024 serta komitmen Aceh dan Sumut untuk menjadi tuan rumah PON dengan persiapan matang dan terstruktur.

Untuk teknis komitmen cabang Olahraga (cabor) serta tempatnya, kata Nova, sudah dipersiapkan untuk PON 2024. Namun perlu pemanasan terlebih dahulu dalam bentuk Porwil, sehingga saat PON, Aceh benar-benar siap.

Nova mengatakan selain persiapan pembangunan venue pada lahan seluas 116 hektare yang terletak di Aceh Besar, Pemerintah Aceh juga akan segera memasukkan anggaran yang akan dipergunakan untuk keperluan penyelenggaraan PON XXI nanti. Hal itu sesuai dengan permintaan Menpora.

Pada akhir pertemuan, Nova kembali mengingatkan agar KONI Pusat memberikan dukungan kepada Pemerintah Aceh. Langkah ini penting agar surat keputusan penetapan Aceh dan Sumut sebagai tuan rumah PON XXI segera diterbitkan oleh Menpora.

Hal senada juga disampaikan Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf (Mualem). Pada kesempatan itu, Mualem juga meminta agar Kemenpora bersama-sama dengan KONI segera untuk mengeluarkan SK penetapan Aceh dan Sumut sebagai tuan rumah PON XXI.

Marciano menyambut baik dan mengapresiasi Pemerintah Aceh yang sangat bersemangat mempersiapkan diri sebagai tuan rumah PON XXI. "Saya rasa penyelenggaran PON di Aceh menjadi yang sangat baik, karena sudah melakukan persiapan dan perencanaan sangat baik.”.

Untuk itu, Marciano berharap Aceh membuat venue berstandar internasional. Dengan demikian, venue itu dapat digunakan untuk menggelar even internasional. "Menpora meminta ketegasan masalah anggaran. Karena pelaksanaan PON selama ini berjalan, diberikan kepada satu provinsi yang siap membangun venuenya," kata Marciano.

Apabila jika sudah siap dengan masalah anggaran, kata Marciano, KONI Pusat akan mendorong Menpora untuk segera mengeluarkan SK penetapan Aceh bersama Sumut sebagai tuan rumah PON XXI.

PON XXI Aceh-Sumut dipastikan akan tetap digelar pada 2024 atau sesuai dengan jadwal Olimpiade. Hal itu berdasarkan hasil keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI 2020 secara virtual pada 27 Agustus 2020.