Soal MPTT, MUI Aceh Akan Kaji Rekomendasi MPU Aceh Selatan

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh, Faisal Ali, mengatakan lembaganya akan menerbitkan fatwa tentang ajaran Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf (MPTT). Fatwa ini diharapkan dapat menjadi rujukan untuk kemaslahatan umat.


"Mengenai terbitan fatwa, semua akan kita tampung. Bukan hanya MPU Aceh Selatan saja, juga berbagai MPU daerah lain," kata Faisal Ali kepada rmolaceh.id, Selasa, 29 September 2020.

Hal ini disampaikan Faisal terkait keinginan MPU Aceh Selatan yang merekomendasikan fatwa sesat untuk MPTT. Namun, kata Faisal, MPU Aceh mencari solusi yang terbaik menghargai semua pihak.

Menurut Faisal, MPU di berbagai daerah dalam meminta fatwa dalam situasi yang ada, itu merupakan semata-mata untuk kebaikan bersama. MPU di daerah, kata Faisal, dalam meminta fatwa tersebut harus sesuai koridor hukum yang ada.

Untuk menentukan sebuah fatwa, kata Faisal, MPU memerlukan waktu karena perlu kesiapan materi, anggaran, dan berbagai hal lainnya. Apalagi, kata Faisal, saat ini pertemuan dibatasi akibat pandemi covid-19.

“MPU Aceh dalam hal ini tetap akan menampung apapun demi kemaslahatan umat,” kata Faisal.

Faisal tidak mempermasalahkan keinginan MPU di daerah meminta agar MPU Aceh mengeluarkan fatwa. Apa yang dilakukan MPU daerah, kata Faisal, sesuai dengan kewenangan mereka. Namun semua itu harus mengacu pada ketentuan berlaku.

Dalam mengeluarkan fatwa, kata Faisal, MPU Aceh juga akan mencari bahan, dan memanggil berbagai pihak-pihak terkait. Fatwa, kata dia, tidak dikeluarkan sekonyong-konyong.

Faisal juga akan mengkaji urgensi fatwa terhadap suatu perkara. Karena, ucap Faisal, tidak semua perkara memerlukan fatwa MPU. Keputusan untuk melarang sebuah aliran dalam agama, kata Faisal, adalah perkara sensitif. Itu membutuhkan keputusan yang sangat matang.

Namun Faisal juga mengingatkan masyarakat untuk menaati aturan dan tidak bertindak sendiri-sendiri. Dia berharap tak ada insiden apapun terkait penolakan terhadap MPTT. "Perlu adanya upaya masyarakat dalam pencegahan demi kemaslahatan bersama. Jangan sampai timbul kejadian-kejadian yang tidak diharapkan," kata Faisal.