Polisi Tangkap Pembunuh Gajah di Pidie

Kepolisian Resor Pidie menetapkan Bustami, 33 tahun, warga Gampong Tuha Lala, Kecamatan Mila, Pidie, sebagai tersangka pembunuh seekor gajah jantan liar. Pria yang berprofesi sebagai petani itu memasang kawat beraliran listrik di sekeliling kebunnya.


Kematian gajah itu diketahui awal September lalu. Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian mengatakan kasus ini dilaporkan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh. Dalam kasus ini, polisi memeriksa lima orang saksi setelah hasil otopsi keluar.

“Berdasarkan keterangan, kematian gajah tersebut diduga akibat tersengat aliran listrik di kebun milik tersangka," kata Zulhir, Selasa, 29 September 2020.

Petugas kepolisian lantas menangkap Bustami di rumahnya. Kepada petugas, Bustami mengakui perbuatan tersebut. Pemasangan kawat beraliran listrik ini dilakukan tersangka dengan bantuan dua rekannya.

Menurut Zulhir, tersangka memasang kawat yang dialiri arus listrik di kebun cabai untuk menghalau babi. Sayang, seekor gajah malah jadi korban. Polisi juga mencari pelaku lain yang diduga terlibat. Mereka memburu gading gajah untuk diperdagangkan.

Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto, mengatakan sepanjang 2020 terdapat dua kasus kematian gajah liar yang terjadi di Aceh akibat tersengat arus listrik. Karena itu, Agus mengimbau warga agar tak lagi memasang kawat berlistrik di kebun mereka.

“Bukan hanya satwa yang menjadi korban. Kawat berlistrik ini juga berbahaya bagi keselamatan jiwa manusia," kata Agus.