Banyak Pejabat Tertular Covid-19, Jurnalis Diminta Waspada

Jumlah pasien Covid-19 di Aceh yang telah mencapai 4.171 per 26 Oktober 2020, ditanggapi serius oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bireuen. Sejak pemberlakuan new normal, virus yang masih mengancam dunia internasional itu juga telah menyebabkan para pejabat di level provinsi hingga kabupaten di Aceh tertular C-19.


AJI Bireuen menganggap, jurnalis yang ada di Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues, kerap berinteraksi dengan para narasumber dari kalangan pejabat. Maka dari itu kewaspadaan juga perlu ditingkatkan selama C-19 masih mewabah.

"Kita tahu Bupati Bireuen positif covid-19, Sekda Bener Meriah beserta istri juga positif, jadi ini menjadi warning kepada teman-teman jurnalis yang sering melakukan wawancara terhadap para pejabat seperti dua pejabat tadi," kata Divisi Advokasi AJI Bireuen, Iwan Bahagia dalam keterangan tertulis, Sabtu, 26 September 2020.

Meski diakui positif C-19 bukanlah aib, Iwan mengatakan virus tersebut dikhawatirkan akan berdampak kepada para jurnalis yang bekerja di lapangan. Menurut berbagai studi dan kasus positif C-19 lanjut Iwan, kasus positif corona di Aceh berasal dari Orang Tanpa Gejala (OTG), sehingga memungkinkan para jurnalis terpapar C-19.

"Para jurnalis juga harus mendapat perlindungan kesehatan langsung dari perusahaan pers tempat mereka bekerja," ungkapnya.

Perusahaan media juga diminta mempertimbangkan agenda liputan bagi para jurnalis, mengingat kasus positif C-19 di Bireuen, Bener Meriah dan Aceh Tengah dan Gayo Lues terus bertambah.

Perusahaan media juga harus memastikan para jurnalis yang bekerja sudah dibekali dengan face shield, masker, dan hand sanitizer. Manajemen perusahaan media sebut Iwan, perlu memprioritaskan wawancara daring menyangkut hal urgen di daerah yang memiliki peningkatan kasus C-19.

"Rekan-rekan jurnalis juga harus waspada dengan memperhatikan status narasumber. Baik riwayat medis maupun riwayat interaksi sebelumnya, seperti kasus Bupati Bireuen dan Sekda Bener Meriah," sebut Iwan.