Gubernur Diminta Pangkas Hambatan Ekonomi

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta seluruh gubernur memangkas semua hambatan ekonomi dan fokus untuk memberikan kemudahan. Hal ini dilatarbelakangi oleh melambatnya putaran ekonomi dampak dari pandemi covid-19.


“Langkah ini juga untuk menghambat potensi resesi ekonomi. Ini perlu menjadi perhatian khusus,” kata LaNyalla, Senin, 21 September 2020.

LaNyalla mengatakan DPD RI berkomitmen untuk membuat daerah sebagai kekuatan ekonomi yang merata. Karena, kata dia, jika daerah maju dan makmur, maka Indonesia juga akan maju dan makmur. Begitu pula sebaliknya. Wajah Indonesia adalah wajah dari 34 provinsi.

Saking pentingnya kemudahan berusaha, kata LaNyalla, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2019 tentang kemudahan berusaha. Karena di Asean, investasi Indonesia berada di bawah Singapura, Malaysia, Thailand, Brunei dan Vietnam.

Sekali lagi, kata LaNyalla, meningkatkan kemudahan berusaha di tengah krisis ekonomi akan sangat menolong untuk menggerakkan ekonomi masyarakat di daerah. Karena dengan investasi dan aktivitas ekonomi yang berjalan, rakyat dapat terlibat dan memperoleh manfaat.

Mendukung pernyataan LaNyalla, Ketua Komite I DPD RI, Fachrul Razi, juga meminta Gubernur Herman agar menindaklanjuti beberapa aspirasi yang masuk ke DPD RI. Terutama masih adanya peraturan daerah yang menghambat aktivitas ekonomi dan juga masih adanya potensi konflik lahan dan masalah gambut di Sumsel.

DPD, kata Fachrul, mendapat laporan bahwa Gubernur Sumsel tidak bersedia melaksanakan putusan uji materil oleh Mahkamah Agung terhadap peraturan daerah dan putusan PTUN. Hal ini, kata dia, menjadi preseden tidak baik bagi dunia usaha dan investasi.

Fachrul mengatakan jangan sampai gubernur terjerumus dalam pelanggaran hukum karena bawahan yang ceroboh dalam membuat kebijakan. Termasuk kebijakan diskresi atau pengecualian terhadap Perda yang dikeluarkan dinas-dinas di Pemprov Sumsel.

“Saya mendapat laporan juga, ada diskresi yang dikeluarkan Dinas Perhubungan, ada juga dari Dinas Penanaman Modal,” kata Fachrul.

Atas beberapa saran dan aspirasi yang disampaikan sejumlah Senator, Gubernur Herman mengaku senang dan berterima kasih. Karena perhatian dan keberpihakan DPD kepada daerah memang sangat dirasakan di periode saat ini.

“Semua yang menjadi masukan dan arahan akan kami perhatikan. Karena kemajuan Sumsel adalah kemajuan kita bersama,” kata Herman.