Aksi AMA di Gedung Parlemen Aceh. Foto: Elza Putri.

rmolaceh Massa Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) menggelar unjuk rasa di halaman Gedung Parlemen Aceh. Mereka menuntut agar Pemerintah Aceh mempublikasikan penggunaan dana penanganan covid-19.

Para mahasiswa sempat berorasi sekitar satu jam sebelum menerobos masuk ke ruang sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh. Di dalam gedung paripurna, mahasiswa dari berbagai kampus di Aceh. Mereka duduk di kursi anggota DPRA, meneriakkan yel-yel dan berorasi secara bergantian.

“Saat ini Aceh sedang dihadapkan dengan permasalahan yang besar lantaran kepemimpinan yang tidak memihak kepada rakyat,” kata Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Reza Hendra Putra, dalam aksi tersebut, Selasa, 8 September 2020.

Mahasiswa menilai kinerja Pemerintah Aceh saat ini tidak memuaskan. Baik dari sektor pendidikan, sektor ekonomi, maupun sektor kesehatan. Terlebih di saat pandemi corona.

“Kami ingin Pemerintah Aceh transparan dan mengumumkan penggunaan anggaran covid-19. Merincikan seluruh penggunaan dana tersebut di media cetak maupun media sosial agar masyarakat Aceh tahu” kata Dede Adistira, koordinator lapangan aksi tersebut.

Mahasiswa juga menuntut Dewan Perwakilan Rakyat Aceh memanggil pelaksana tugas Gubernur Aceh untuk mengevaluasi kinerja. Mereka memberikan waktu dua kali 24 jam kepada DPR Aceh untuk memanggil plt gubernur.

Dede mengatakan sebelum mendatangi Gedung Parlemen Aceh, aliansi mahasiswa tersebut mencoba menjumpai Pemerintah Aceh. Namun aksi mereka tidak digubris. Di kantor gubernur, tak ada perwakilan pemerintah yang menjumpai mereka.

Dalam aksi itu, mahasiswa juga menuntut agar pemerintah membuka perkuliahan secara tatap muka. Apalagi selama ini, pemerintah tidak menutup warung-warung kopi di tengah pandemi C-19.

“Kami juga menuntut kejelasan insentif untuk tenaga medis dan meminta bukti itu dipublikasikan di media-media, baik secara cetak maupun online,” kata Dede.

Dede juga mengkritik DPR Aceh yang terkesan diam. Dewan, kata dia, tidak menjalankan fungsi sebagai pengawas kebijakan Pemerintah Aceh.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here