Rumah Sakit Zainoel Abidin. Foto: ist.

rmolaceh Direktur RSU Zainoel Abidin, Azharuddin, mengatakan seluruh tenaga kesehatan yang diduga terpapar covid-19 diinapkan di Asrama Haji Banda Aceh. Mereka berada di sana hingga hasil tes usap PCR keluar.

“Kemarin ada 29 orang,” kata Azharuddin, Sabtu 1 Agustus 2020.

Langkah ini diambil menyusul ketiadaan ruang inap di RSUZA. Hampir semua ruangan digunakan untuk merawat pasien umum yang tertular corona.

Melonjaknya jumlah masyarakat ruang isolasi saat ini sudah penuh. Ruang Respiratory Intensive Care Unit (RICU) dan Poliklinik Penyakit Infeksi New Emerging and Remerging (Pinere) 1 tersebut tidak bisa menampung pasien baru.

Belasan tenaga kesehatan serta seorang staf nonmedis di RSUZA terkonfirmasi positif covid-19. Manajemen terpaksa memutar otak agar ruang perawatan tetap tersedia. Selain rumah sakit, gedung yang digunakan untuk tenaga kesehatan adalah milik Badan Pengembangan Sumbar Daya Manusia Aceh.

Asrama Haji menjadi pilihan yang layak. Asrama yang biasa digunakan untuk embarkasi dan debarkasi haji ini memiliki kamar yang bisa menampung banyak orang, termasuk tempat tidur dan kamar mandi yang memadai.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here