Jumpa pers usai penangkapan tersangka pengedar sabu-sabu seberat 16,7 kilogram. Foto: ist.

rmolaceh Tim gabungan Bea Cukai Aceh dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh menggagalkan penyelundupan 16,7 kilogram sabu-sabu di Aceh Utara. Tahun ini saja, total jumlah sabu-sabu yang diselundupkan ke Aceh mencapai 227 kilogram.

Aparat juga menangkap lima orang tersangka di Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Sabu-sabu itu dikemas dalam bungkus khusus bertuliskan aksara Cina. “Setiap bungkusan masing-masing seberat satu kilogram serta tujuh bungkus lain dengan berat masing-masing satu ons,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh Isnu Irwantoro, kemarin.

Menurut Isnu, sabu-sabu itu berasal dari Malaysia. Penangkapan itu berdasarkan dari informasi yang diterima petugas dari sejumlah sumber. Tim menindaklanjuti laporan itu dan menangkap tersangka berinisial IS.

Dalam jok motor yang dikendarai IS, aparat menemukan 10 kilogram sabu-sabu. Dari IS, kata Isnu, petugas menangkap empat tersangka lainnya berinisial SY, TJ, MH, dan MR. Dari penangkapan itu, petugas mengamankan enam bungkus lainnya berisi sabu-sabu seberat enam kilogram dan tujuh bungkus berisi masing-masing satu ons.

Ahad pekan lalu, Kepolisian Daerah Aceh dan Kantor Bea Cukai Aceh menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat 33 kilogram di Kecamatan Syamtalira, Aceh Utara. Ini adalah bagian dari 83 kilogram sabu-sabu yang masuk ke Aceh di waktu yang sama. Empat tersangka yang ditahan polisi adalah IR, 43 tahun; SB (47); IY (49) dan FR.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here