Gita Wirjawan. Foto: ist

rmolaceh Bekas Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengingatkan agar pemerintah tidak berlaku diskriminatif. Menurut Gita, pandemi Covid-19 berdampak pada semua lapisan masyarakat.

“Siapa pun terkena dampaknya. Tidak membedakan strata ekonomi dan sosial. Tidak diskriminatif,” kata Gita saat bertemu dengan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia, Teguh Santosa, kemarin.

Karena tidak sifat C-19 yang tak pandang bulu, Gita berharap kebijakan untuk menanggulangi dampak corona juga tidak boleh membeda-bedakan. Gita menyayangkan insentif untuk usaha mikro kecil dan menengah yang terbilang kecil.

“Begitu juga dengan dana bantuan sosial yang harusnya disalurkan kepada kelompok masyarakat penerima,” kata Gita.

Gita berharap pemerintah, dalam waktu singkat, dapat memetakan penerima bantuan dengan lebih baik. Dengan demikian, semua insentif yang disiapkan pemerintah sebagai stimulus perekonomian di tengah pandemi ini bisa tersalurkan tepat sasaran.

Sebelumnya, Ketua JMSI Aceh, Hendro Saky, meminta Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, mengedepankan hati nurani dalam menyalurkan dana Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang bersumber dari refocusing APBA 2020.

Menurut Hendro, dana itu harus segera di salurkan kepada golongan penerima. Namun Taqwallah mengatakan dana itu baru dapat dicairkan jika Aceh menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Menurut Hendro, pencairan JPS mendesak. Apalagi Pemerintah Aceh memangkas anggaran yang menyebabkan roda perekonomian Aceh tersendat. Hampir tak ada uang APBA beredar di masyarakat. Padahal, di tahun-tahun sebelumnya, APBA adalah elemen penting dalam menggerakkan perekonomian Aceh.

“Anehnya, ketika anggaran untuk kegiatan dipangkas, kenapa justru anggaran JPS dari APBA 2020 hasil refocusing tidak segera dicairkan. Inikan sangat kontra-produktif,” kata Hendro.

Hendro juga menganggap pemberlakuan PSBB di Aceh merugikan perekonomian. Di banyak daerah, PSBB menghancurkan sendi perekonomian masyarakat. PSBB menyebabkan ribuan pengangguran baru dan memunculkan ancaman keamanan. [r]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here