Andi Mallarangeng.

rmolaceh Tak disebut dalam susunan pengurus Pimpinan Pusat Partai Demokrat, bukan berarti Andi Mallarangeng, bekas Menteri Pemuda dan Olahraga, tak ada dalam struktur.

Andi mengaku masih terlibat dalam kepengurusan di partai yang didirikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Indonesia keenam. “Saya (menjabat) Sekretaris Majelis Tinggi Partai,” ujar Puang Anto–sapaan Andi, Rabu, 3 Juni 2020.

Sosok politikus lain Partai Demokrat yang tak disebutkan dalam susunan kepengurusan adalah Rachland Nasidik. Menurut Anto, dirinya dana Rachland tetap berada di struktur partai, tapi bukan sebagai pengurus harian. Rachland sendiri menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai.

Menurut Anto, struktur pengurus harian maupun pleno di Partai Demokrat lebih banyak diisi oleh anak-anak muda. Hal ini, kata Anto, menjadikan gerak partai lebih lincah dan tanggap dalam merespons permasalahan kebangsaan.

Setelah SBY lengser, jabatan Ketua Umum Partai Demokrat dipegang oleh Agus Harimurti Yudhyono (AHY). Bekas calon Gubernur Jakarta ini lantas menunjuk sejumah darah muda untuk mengisi struktur kepengurusan.

Satu di antaranya adalah Teuku Riefky Harsya, politikus asal Aceh yang kini menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat di Senayan. Selain Riefky, politikus asal Aceh yang menjabat sebagai pengurus adalah Kautsar Muhammad Yus.

Namun tak semua jabatan diisi darah muda. Pada periode ini, Partai Demokrat juga menduduknya sejumlah politikus senior meski tidak duduk dalam struktur. “Kita tentu tetap membutuhkan masukan dari para kader senior Partai Demokrat,” kata AHY. [r]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here