Profesor Warul Walidin, Rektor UIN Arraniry. Foto: ist

rmolaceh Praktisi hukum Aceh, Fakhrurrazi, meminta Menteri Agama Fachrul Razi memberikan kesempatan kepada semua peserta yang lulus administrasi seleksi Jabatan di Kementerian Agama untuk mengikuti semua tahapan.

“Sampai nanti, di tahap akhir, terpilih tiga calon peserta seleksi jabatan terbaik berdasarkan akumulasi nilai dari semua tahapan. Ini sesuai dengan penjelasan Pasal 14 ayat 2 dan 3 PMA Nomor 1 Tahun 2020 untuk, kemudian, diserahkan kepada Menteri Agama,” kata Fakhrurrazi, Selasa 26 Mei 2020.

Fakhrurrazi juga menegaskan bahwa proses seleksi calon pejabat pimpinan tinggi madya dan pejabat pimpinan tinggi pratama, yang telah sampai pada uji penulisan makalah, berjalan tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Agama/PMA Nomor 1 Tahun 2020.

Dalam Peraturan Menteri Agama tersebut dijelaskan bahwa panitia seleksi tidak diperkenankan menggugurkan keikutsertaan salah satu peserta seleksi setelah yang bersangkutan dinyatakan lulus pada tahapan administrasi.

Dalam seleksi pejabat di kantor kementerian ini, panitia menggugurkan keikutsertaan Profesor Syahrizal di tengah-tengah proses seleksi. Keputusan itu diambil atas dasar surat dari Rektor Universitas Islam Negeri Ar Raniry Profesor Warul Walidin.

Warul meminta panitia seleksi untuk tidak melanjutkan proses seleksi terhadap Syahrizal yang hingga kini masih tercatat sebagai Dosen Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Ar – Raniry. Padahal, Syahrizal telah mengantongi surat kelulusan seleksi administrasi.

“Selayaknya seleksi asesmen jabatan harus merujuk kepada Peraturan Menteri Agama
nomor 1 Tahun 2020 tentang Uji Kompetensi Bagi Pegawai Negeri Sipil Pada Kementerian Agama,” kata Fakhrurrazi. [r]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here