Banjir di Aceh Jaya.

rmolaceh Banjir merendam banyak desa di dua kecamatan di Aceh Jaya. Hujan deras yang turun sejak Sabtu petang ditengarai sebagai penyebabnya.

Banjir merendam rumah warga dan akses jalan di Kecamatan Setia Bakti dan Kecamatan Darul Hikmah. Ketinggian air rata-rata mencapai lutut pria dewasa. Banjir luapan air sungai itu terjadi sejak kemarin, sekitar pukul 22.30 WIB.

Salah satu warga setempat, Animar, 30 tahun, mengatakan banjir adalah peristiwa rutin di kampungnya saat musim hujan tiba. Ini adalah air luapan Krueng Hulu Masen.

Peristiwa yang sama juga terjadi pekan lalu. “Untuk bulan puasa saja, sudah tiga kali banjir terjadi di sini,” kata Animar.

Masyarakat, kata Animar, berharap pemerintah melanjutkan proyek pembangunan tanggul di pinggir sungai itu. Animar meyakini hal ini dapat mencegah banjir berulang di desa mereka.

Keuchik Desa Suak Bekah, Abdul Salam, mengatakan banjir juga disebabkan oleh sedimentasi di Krueng Hulu Masen. Penyebabnya adalah lumpur dari hulu akibat perambahan hutan.

“Efeknya seperti yang kami rasakan saat ini. Lumpur semakin tinggi dan terjadi pendangkalan,” kata Abdul Salam.

Sama seperti Animar, Abdul Salam berharap pembangunan tanggul dilanjutkan kembali sehingga air tidak meluap lagi saat musim hujan tiba.

Berdasarkan data Laporan Pusdalops-PB BPBK Aceh Jaya, banjir itu merendam 10 desa di dua kecamatan. Pihak TRC BPBK Aceh Jaya juga meninjau ke lokasi dan mengerahkan perahu karet untuk membantu evakuasi warga yang terkena banjir.

“Kami memonitor debit air dan mendata kerugian,” kata Yursrifan, Petugas Pusdalops – PB BPBK setempat. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.”

Kecamatan Setia Bakti
Gampong Sapek 53 keluarga.
Gampong Pante Kuyun 30 keluarga.

Kecamatan Darul Hikmah.
Gampong Babah Dua 50 keluarga
Gampong Lam Teungoh 85 keluarga
Gampong Panton Krueng 39 keluarga
Gampong Ujong Rimba 15 keluarga
Gampong Paya Santeut 23 keluarga
Gampong Baro 17 keluarga
Gampong Masen 55 keluarga
Gampong Krueng Tho 33 keluarga

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here