Banjir bandang yang mendera Desa Paya Tumpi, Kecamatan Takengon, Aceh Tengah. foto: ist

rmolaceh Banjir menerjang Takengon, Aceh Tengah, Rabu, 13 Mei 2020, sekitar pukul 14.00 WIB. Air coklat membawa puing-puing kayu dikabarkan menerjang Kampung Paya Tumpi, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah. Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini.

Banjir di Takengon, Aceh Tengah. Foto: ist.

Otoritas bencana setempat melaporkan, jumlah korban banjir ini diperkirakan mencapai 408 keluarga. Saat ini, petugas Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Aceh Tengah, dibantu aparat kepolisian dan militer, tengah membantu mengevakuasi

seperti dilaporkan ajnn.net, banjir merusak areal perkebunan warga, dari perbukitan Tetor Pemulo (Paya Tumpi) yang selanjutnya menuju perumahan warga di bawahnya. Sejumlah rumah di bawah dilaporkan bukit hancur. Material tanah juga menutupi badan jalan Bireuen-Takengon.

“Semuanya rata dengan tanah. Airnya kencang sekali, mulai jam 15. 00 Wib tadi siang. Saat ini semua korban sudah di rumah saya,” ujar M Nurdin, warga Paya Tumpi. Banjir juga merusak musala di Tetor Pemulo. Ketinggian lumpur mencapai satu meter. [r]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here