Banjir bandang yang mendera Desa Paya Tumpi, Kecamatan Takengon, Aceh Tengah. foto: ist

rmolaceh Reje Paya Tumpi Baru, Idrus Saputra, mengatakan saat ini penyintas banjir bandang di Takengon, Aceh Tengah, membutuhkan alas tidur dan selimut. Dia berharap, bantuan ini dapat segera diberikan karena cuaca di daerah itu relatif dingin.

“Bantuan lain alhamdulillah sudah mulai didistribusikan. Ada dapur umum yang didirikan di Paya Tumpi Induk. Besok, saya dengar, bantuan dalam jumlah lebih besar akan kami terima,” kata Idrus, Rabu, 13 Mei 2020.

Idrus mengungkapkan, bantuan ini datang dari warga di sekitar Takengon. Untuk memudahkan penyaluran bantuan, Idrus dan pengurus desa Paya Tumpi Induk akan bermusyawarah untuk membuat posko pengungsian di desa masing-masing.

Idrus berharap, hal ini dapat lebih memudahkan distribusi bantuan kepada para penyintas. Menurut dia, jumlah penyintas di desanya mencapai 100 kepala keluarga atau 300 jiwa.

Untuk saat ini, kata Idrus, titik pengungsian menyebar di rumah-rumah warga yang tidak terkena banjir bandang. Kediaman Idrus sendiri merupakan salah satu rumah yang mengalami kerusakan paling parah.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, kata Idrus, juga telah menyalurkan air bersih. Dia berharap, proses pembersihan lokasi banjir bisa berjalan cepat.

“Ada seorang warga berusia sepuh yang terjepit bangunan. Setelah dikeluarkan, beliau dibawa ke rumah sakit,” kata Idrus. [r]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here